Hmn...
Melanjutkan tulisan saya pada tanggal 3 Februari kemarin dan juga dengan melihat opini dari http://kuliahbersama.com/?p=94, saya ingin memberikan beberapa hal yang mungkin dapat menjadi masukan kita bersama...
Setiap hari kita menemui banyak sekali hal yang berhubungan dengan matematika dan statistika. Sebagai contoh seperti saat kita akan membeli suatu barang, maka terlebih dahulu kita akan melihat berapa banyaknya uang yang kita miliki, apakah cukup untuk membayar barang tersebut dan juga terkadang dengan melihat seberapa besar sih kita membutuhkan barang tersebut. Nah, hal sepele seperti itulah yang sering kita lakukan. Jadi baik sadar maupun tidak, namun sebenarnya kita telah melakukan sesuatu yang berhubungan dengan statistika yang pada akhirnya membuat kita untuk mampu mengambil keputusan untuk membelinya atau tidak.
Dalam kehidupan berindustri pun demikian halnya. Statistika dalam industri juga bermanfaat untuk mendukung kinerja perusahaan. Beberapa keputusan dapat diambil setelah seorang peneliti dalam sebuah industri, misalnya, melakukan berbagai perhitungan statistik untuk melakukan analisis terhadap kelayakan suatu pengambilan keputusan. Keputusan inilah yang akhirnya dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan kinerjanya.
Untuk mempermudah pemahaman akan aplikasi statistika dalam kehidupan industri, ada beberapa konsep yang perlu ditekankan :
1. Mean (rata-rata)
Mean merupakan rata-rata nilai dari suatu sampel atau populasi. Mean juga menyatakan kinerja dari sebuah populasi. Sehingga dengan faktor ini akan diperoleh suatu nilai yang mewakili kinerja industri tersebut.
2. Median (nilai tengah)
Median merupakan nilai tengah dari suatu sampel atau populasi. Median biasanya digunakan sebagai parameter untuk membagi / mengklasifikasikan data menjadi dua kelompok, lalu dicari indikator atau nilai yang ada di tengah. Atau dengan kata lain untuk mencari karakter dari data yang ada di tengah. Dalam industri, median ini digunakan untuk mencari parameter dalam menentukan apakah kinerja (juga hasil kinerjanya) dari sampel / populasi baik atau buruk.
3. Mode (modus)
Mode merupakan suatu data yang frekuensi / jumlahnya paling banyak dari sebuah sampel / populasi. Mode digunakan untuk mencari anggota dari suatu sampel /populasi yang paling sering muncul. Sehingga akan dapat diketahui nilai mana saja yang paling sering muncul dalam kinerja suatu industri.
4. Standar deviasi (simpangan baku)
Standar deviasi digunakan untuk mengukur sejauh mana penyimpangan terjadi berdasarkan reratanya. Bilangan yang didapat dari standar deviasi ini biasanya digunakan untuk mengetahui nilai ekstrim dari suatu data. Pengunaannya biasanya bersama dengan nilai rata-rata. Apabila nilainya kecil, maka diindikasikan bahwa simpangannya mendekati rata-rata, dan begitu pula sebaliknya. Sehingga jika terjadi dapat dilakukan penyeimbangan dalam industri jika simpangan yang didapatkan terlampau besar.
Pemahaman terhadap konsep-konsep tersebut sangat penting untuk dilakukan karena dengan adanya pemahaman tersebut, akan bisa ditarik suatu kesimpulan kinerja dalam industri. Sehingga akan dapat diketahui apakah suatu kinerja dalam industri tersebut sudah memenuhi standar yang diharapkan atau belum.
Konsep-konsep tersebut tidaklah hanya diterapkan dalam suatu industri, karena merupakan hal-hal yang paling mendasar dalam melakukan suatu analisis statistika. Semua konsep tersebut juga dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dengan hasil analisis tersebut kita akan dapat menentukan apakah tindakan yang layak untuk dilakukan selanjutnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment