Friday, February 20, 2009

Statistika Dalam Kehidupan Industri..?!

Hmn...

Melanjutkan tulisan saya pada tanggal 3 Februari kemarin dan juga dengan melihat opini dari http://kuliahbersama.com/?p=94, saya ingin memberikan beberapa hal yang mungkin dapat menjadi masukan kita bersama...

Setiap hari kita menemui banyak sekali hal yang berhubungan dengan matematika dan statistika. Sebagai contoh seperti saat kita akan membeli suatu barang, maka terlebih dahulu kita akan melihat berapa banyaknya uang yang kita miliki, apakah cukup untuk membayar barang tersebut dan juga terkadang dengan melihat seberapa besar sih kita membutuhkan barang tersebut. Nah, hal sepele seperti itulah yang sering kita lakukan. Jadi baik sadar maupun tidak, namun sebenarnya kita telah melakukan sesuatu yang berhubungan dengan statistika yang pada akhirnya membuat kita untuk mampu mengambil keputusan untuk membelinya atau tidak.

Dalam kehidupan berindustri pun demikian halnya. Statistika dalam industri juga bermanfaat untuk mendukung kinerja perusahaan. Beberapa keputusan dapat diambil setelah seorang peneliti dalam sebuah industri, misalnya, melakukan berbagai perhitungan statistik untuk melakukan analisis terhadap kelayakan suatu pengambilan keputusan. Keputusan inilah yang akhirnya dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan kinerjanya.

Untuk mempermudah pemahaman akan aplikasi statistika dalam kehidupan industri, ada beberapa konsep yang perlu ditekankan :

1. Mean (rata-rata)
Mean merupakan rata-rata nilai dari suatu sampel atau populasi. Mean juga menyatakan kinerja dari sebuah populasi. Sehingga dengan faktor ini akan diperoleh suatu nilai yang mewakili kinerja industri tersebut.

2. Median (nilai tengah)
Median merupakan nilai tengah dari suatu sampel atau populasi. Median biasanya digunakan sebagai parameter untuk membagi / mengklasifikasikan data menjadi dua kelompok, lalu dicari indikator atau nilai yang ada di tengah. Atau dengan kata lain untuk mencari karakter dari data yang ada di tengah. Dalam industri, median ini digunakan untuk mencari parameter dalam menentukan apakah kinerja (juga hasil kinerjanya) dari sampel / populasi baik atau buruk.

3. Mode (modus)
Mode merupakan suatu data yang frekuensi / jumlahnya paling banyak dari sebuah sampel / populasi. Mode digunakan untuk mencari anggota dari suatu sampel /populasi yang paling sering muncul. Sehingga akan dapat diketahui nilai mana saja yang paling sering muncul dalam kinerja suatu industri.

4. Standar deviasi (simpangan baku)
Standar deviasi digunakan untuk mengukur sejauh mana penyimpangan terjadi berdasarkan reratanya. Bilangan yang didapat dari standar deviasi ini biasanya digunakan untuk mengetahui nilai ekstrim dari suatu data. Pengunaannya biasanya bersama dengan nilai rata-rata. Apabila nilainya kecil, maka diindikasikan bahwa simpangannya mendekati rata-rata, dan begitu pula sebaliknya. Sehingga jika terjadi dapat dilakukan penyeimbangan dalam industri jika simpangan yang didapatkan terlampau besar.

Pemahaman terhadap konsep-konsep tersebut sangat penting untuk dilakukan karena dengan adanya pemahaman tersebut, akan bisa ditarik suatu kesimpulan kinerja dalam industri. Sehingga akan dapat diketahui apakah suatu kinerja dalam industri tersebut sudah memenuhi standar yang diharapkan atau belum.

Konsep-konsep tersebut tidaklah hanya diterapkan dalam suatu industri, karena merupakan hal-hal yang paling mendasar dalam melakukan suatu analisis statistika. Semua konsep tersebut juga dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dengan hasil analisis tersebut kita akan dapat menentukan apakah tindakan yang layak untuk dilakukan selanjutnya.

Tuesday, February 17, 2009

Let's Learn About Statistics...!!

Asiknya Belajar Statistika…!!!

Jangan mikir serem atau negatif dulu waktu denger kata Statistika!!
Memang Statistika identik dengan angka & grafik, tapi ga seburuk yang dibayangkan.

Orang bilang hidup ini penuh dengan cinta.
Apa iya??? Hidup juga penuh dengan perhitungan. Berterima kasihlah dengan adanya angka di dunia ini.
Mau bukti???
Coba deh kita bayangin gimana Tuhan bisa menciptakan bumi yang kita pijak ini. Tentunya ga asal-asalan kan. Bumi diciptakan dengan penuh perhitungan yang pasti 'n ga maen-maen. Buktinya, malem diciptakan berdurasi 12 jam sisanya pagi/siang 12 jam. Gimana kalo malem 13 jam atau 5 jam doank?? TUKANG RONDA bingung donk… he… (bisaaaa… aja…)Contoh lain lagi, komposisi oksigen dengan lapisan ozonnya dibuat dengan perhitungan sedemikian rupa sehingga manusia bisa hidup. Dari hal ini kita bisa melihat bahwa angka sangat erat dengan kehidupan kita.

Terus gimana dengan statistika?!? Ya, itu juga berperan penting dengan kehidupan kita. Dari Statistika kita bisa belajar membuat keputusan dalam kehidupan kita. Dengan Statistika kita bisa tau keputusan mana yang menguntungkan atau merugikan kita. Contohnya : - Budi Anduk main kelereng ma temen-temennya. Setiap sekali main dan menang dia akan dapet kelereng. Budi akan berhenti main jika sudah menang 10 kelereng.

Nah dari situ kita bisa liat bahwa Budi menerapkan prinsip Statistika. Dia menertapkan akan berhenti main jika sudah mendapat 10 kelereng. Mungkin dia berpikir itulah manajemen waktu yang dia lakukan, soalnya kalo kelamaan main kelereng yang angkat jemuran siapa entar..;-)

Contoh lainnya dalam kehidupan yaitu TOGEL. Orang yang main togel statistikanya pinter semua lho.. soalnya mereka pake prinsip peluang/probabilitas. Mereka memperhitungkan nomor yang udah keluar dan belum, terus memperkirakan nomor yang akan keluar selanjutnya. Lha terus kenapa ada juga yang kalah?? Ya,,, itu lagi apes berarti,,, he…he… Lagian kan ga mungkin yang pasang menang semua, mereka yang memperkirakan angka dengan tepat lah bisa menang. Intinya ya,,, keberuntungan juga yang berperan he….he…Nah,,,, udah liat kan pentingya belajar statistika.

AYO BELAJAR STATISTIKA !!!

Tuesday, February 3, 2009

Statistika Dalam Kehidupan?

Bagi segelintir orang, statistika itu masih terdengar asing di telinga mereka. Bahkan ada yang menganggap bahwa statistika itu merupakan suatu momok yang harus dihindari, karena hanya berkutat di perhitungan saja alias berhitung dan berhitung. Padahal anggapaan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Statistika hampir ditemui setiap hari. Ketika seseorang mengatakan prosentase, rata-rata terjadinya suatu peristiwa dan sebagainya, secara sadar atau tidak orang tersebut sudah berbicara tentang statistika. Sayangnya statistika yang selama ini dikenal hanya mengenai rumus-rumus untuk mengolah data, bukan bagaimana berpikir statistik.

Statistika merupakan konsep dan metode merancang, mengumpulkan, menganalisa atau memodelkan informasi dalam kondisi yang memuat ketidakpastian dan keragaman. Sehingga dengan adanya statistika dalam kehidupan manusia, akan membantu kita untuk membuat suatu keputusan dalam menentukan suatu aktivitas yang akan dikerjakan / diambil.

Dalam kehidupan, suatu populasi hanya ada dalam dunia teori atau dapat dibayangkan secara lengkap terdiri dari obyek-obyek yang tidak semuanya dapat dan layak dilakukan pengamatan/pengukuran. Dan dalam prakteknya melakukan sensus itu mahal dan seringkali tidak layak dikerjakan. Namun sebenarnya informasi dapat dicari melalui pengambilan sampel dan hasil pengukuran dari sampel ini akan beragam di suatu nilai baku tertentu.

Pengukuran dari sampel ke sampel ini akan dapat memberikan suatu distribusi.Sehingga dengan berpikir statistika dapat memberikan peluang adanya keragaman dan adanya ketidakpastian atau secara umum - BERPIKIR PROBABILISTIK.

Contoh :

Probabilitas orang jatuh dari pesawat terbang misalnya : 1/10. Ada orang yang sudah naik pesawat 9 kali kemudian menyatakan bahwa dia tidak akan pernah naik pesawat lagi seumur hidupnya, karena dia berpikir akan jatuh di kesempatan berikutnya, apa masalahnya ?Urutan dan kesempatan terjadi suatu peristiwa itu tidak pasti (tidak ada yang dapat memastikan). Dalam kenyataan ada orang yang baru pertama kali naik sudah jatuh, tetapi ada juga yang naik sebanyak 4000 kali tidak pernah jatuh.

Kita semua tahu bahwa masa depan tidak akan pernah bisa ditebak karena tidak pasti, dan tidak ada yang bisa memastikan. Kenyataan-nya, dunia selalu dipenuhi dengan tantangan, perilaku, ide, dan resiko yang un-predictable.

Dengan berpikir secara statistik, seseorang dapat melihat data maupun informasi yang terserak dalam kehidupan sehari-hari untuk kemudian dianalisa, dan menemukan beberapa peluang dan ancaman yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Seperti misalnya fluktuasi nilai mata uang dalam kurun waktu tertentu didapat dari statistiknya diberbagai situasi dan kondisi selama kurun waktu tersebut.Dengan adanya sedikit informasi mengenai peluang dan ancaman tadi, kita dapat dengan mudah merencanakan tindakan yang akan kita ambil dikemudian hari.

Sehingga dengan berpikir statistik, seseorang akan mampu melihat data maupun informasi yang tersaji dalam kehidupan sehari-hari untuk kemudian dianalisa dan nantinya dapat digunakan untuk perencanaan tindakan yang akan kita ambil di kemudian hari.